Inspirasi Tokoh Masyarakat
Sebuah Komunitas yang sangat jarang ditemui disekitar kita, di Kota Kecil Boyolali Jawa tengah ini.
Menjadi perhatian Masyarakat sekitar,sekelompok warga di Dawung Pulisen Boyolali ini, memiliki perhatian lebih untuk membantu orang-orang yang kurang mampu disekitarnya.
Sulasno(Pengurus tim KSB),Komunitas Sedekah Berjama'ah.Meliki sebuah inisiatif untuk mengumpulkan sedekah bersama-sama dengan warga sekitar untuk membantu dan menyantuni warga sekitar yang kurang mampu.Kebanyakkan dari mereka yang memperoleh bantuan dari Tim KSB ini,kalangan yang kurang diperhatikan masyarakat sekitar.Seperti Anak yatim, orang Jompo, serta orang-orang terlantar.bahkan sampai ke Ponpes dan lainnya.
Dari perhimpunan dana Sedekah warga sekitar yang terkumpul seluruhnya disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.Walau tidak besar kami sangat senang dapat membantu warga yang membutuhkan dari pengumpulan dana sedekah KSB ini.Ujar Sulasno(Pengurus)
Menurutnya ide dari Sedekah berjama'ah ini tercetus,setelah mengikuti tausiah dari Ustadz.Yusuf Mansur yang saat ini sedang kondang sebagai Ust. Sedekah.Serta motivasi dari Motivator muda Ippho Santosa.Melalui Inspirasi tersebut KSB terbentuk sebagai sarana membantu dalam penyaluran sedekah.Melalui pengumpulan dana dari kelompok KSB ada saat ini.Walau masih berjalan 4 bulan tapi sudah ratusan kali penyalurkan sedekah bersama.
Harapan dari Tim semoga dengan terbentuknya kamunitas ini dapat mengajak orang-orang sekitar yang mampu untuk berbagi dan memperhatikan warga sekitar yang kurang mampu.Serta mendapatkan berkah pahala bersama-sama dalam membantu dan menolong warga kurang mampu.
( Liputan Inspirasi : Sugeng Wibowo )
========================================================================
TERNYATA TOMCAT BUKAN HAL BARU DI SOLO, WASPADA MUNGKIN SAAT INI JUGA ADA DI LINGKUNGAN ANDA!
Solo,TB
Serangga beracun Tomcat sedang menjadi fenomena saat ini, Serangga kecil yang hanya sebesar semut ini menurut penelitian mempunyai bisa atau racun yang 12 kali lebih ganas di banding ular.
Selama ini orang hanya menganggap bahwa serangga tomcat hanyalah berada di daerah daerah seperti yang masuk ada dalam berita-berita nasional selama ini.
Berkaitan dengan hal ini, seperti yang di ungkapkan dalam sebuah Media, dinyatakan bahwa kota Solo sementara ini dinyatakan masih aman dari wabah serangga tomcat (Paederus riparius). Hal ini merujuk pada pernyataan Kepala Dinas Pertanian Kota Surakarta, Weni Ekayanti, yang mengatakan di Solo belum ditemukan adanya tanda-tanda serangan serangga rove itu.
"Di kota ini belum ditemukan adanya tanda-tanda serangan serangga tomcat seperti yang terjadi di daerah Jawa Timur," kata Weni di Solo, pada selasa (27/3).
FAKTANYA MENGEJUTKAN!
Ternyata menurut pengakuan warga solo sendiri wabah tomcat sudah lama di kenal bahkan sudah puluhan tahun, dan penyakit yang di akibatkan oleh serangga tomcat itu di solo di kenal dengan istilah dompo.
Yang lebih mengejutkan lagi bahwa ternyata di solo rata-rata orang sudah pernah terkena penyakit ini, atau paling tidak sangat mengenal penyakit ini.
Bahkan orang awam sekalipun tahu bahwa penyakit dompo tersebut diakibatkan oleh serangga yang sekarang tenar dengan nama tomcat tersebut.
Di apotik-apotik pun orang sudah terbiasa untuk membeli obat dengan menyebut salep dompo.Dan untuk yang tidak mau menggunakan obat dari apotik cukup menggunakan lidah buaya untuk mengobati penyakit dompo tersebut.
Jadi waspadalah, meskipun penyakit tersebut tidak mengakibatkan kematian, namun sangat penting untuk diwaspadai bahwa kemungkinan serangga tersebut juga berada di lingkungan anda, terutama daerah-daerah yang dekat dengan persawahan.
Yang harus kita lakukan adalah menjaga kebersihan sehingga kemungkinan terserang wabah tomcat dapat di minimalisir.(Erma s/Sugeng w)
